Selasa, 22 Januari 2013

Cara Install Windows dari Flasdisk Menggunakan Rufus

Kali ini saya akan sharing bagaimana caranya Install Windows dari Flasdisk Menggunakan Rufus.

Apa itu Rufus? adalah aplikasi kecil yang dirancang untuk melakukan format dan membuat USB bootable pada media USB seperti pendrive, memory stick, dan lain-lainnya. Rufus dapat digunakan pada saat :
  • Anda ingin membuat bootable USB untuk instalasi sistem operasi Windows atau Linux.
  • Bekerja pada komputer yang tidak memiliki sistem operasi.
  • Melakukan upgrade firmware atau BIOS.
  • Menjalankan aplikasi low-level seperti proses low-level format.
Aplikasi ini sangat berguna sekali untuk install notebook/netbook yang tidak ada fasilitas CD-ROMnya

untuk download klik disini

Ada beberapa utility yang dapat kita gunakan untuk membuat USB bootable seperti UNetbootin, Windows 7 USB Download tools dan lain-lainnya. Namun kali ini yang akan saya bahas adalah aplikasi alternatif yang fungsinya sama, yaitu Rufus – aplikasi pembuat USB bootable yang ukurannya kecil, kompak, dan portable.

Rufus lebih cepat dan efisien dalam melakukan pembuatan bootable USB. Dalam benchmark, Rufus mampu bekerja 2 kali lebih cepat dibandingkan dengan aplikasi pembuat USB lainnya seperti UNetbootin, Universal USB Installer atau Windows 7 USB download tool.

ok langsung saja

Screenshots :

Cara menggunakan Rufus sangat mudah, ikuti step-stepnya sebagai berikut :
  • Pada opsi “Device” pilih USB drive yang akan dijadikan USB bootable.
  • Saat device sudah dipilih, maka kapasitas nya akan tampil pada “Capacity”.
  • Pada filesystem pilih default saja (FAT32).
  • “Cluster size” pilih default juga (8192 bytes – Default).
  • “New volume label” isikan label untuk bootable USB anda, misalnya Windows 7, Ubuntu, dan sebagainya.
  • Pada bagian “Format Options” :
  1. Hilangkan centang pada “Check device for bad blocks” karena akan memperlambat proses pembuatan bootable USB. Tapi kalo USB anda “sedikit” bermasalah (misalnya lambat pada saat proses baca/tulis file), opsi ini dapat dipilih.
  2. Tandai centang pada “Quick Format” agar format berjalan lebih cepat.
  3. Tandai centang pada “”Create a bootable disk using:”. Disini anda dapat memilih CD/DVD image (ISO), FreeDOS atau MS-DOS (FreeDOS dan MS-DOS dapat dipilih jika anda ingin membuat bootable USB berbasis DOS / tanpa sistem operasi) . Klik gambar DVD drive untuk browse / memilih file ISO.
  4. tandai centang pada “Create extended label and icon files”
  • Terakhir, pilih “Start” untuk memulai pembuatan bootable USB.
Saat anda menggunakan bootable USB, jangan lupa menyetting BIOS agar “membaca” USB anda pada saat melakukan booting. Untuk mengakses menu BIOS, tekan Del pada komputer anda (atau F2 / F10 pada laptop / netbook), kemudian  carilah “Boot devices priority” atau sejenisnya dan pilih USB device sebagai perangkat pertama untuk melakukan booting.
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar